Hidup bukan untuk hidup tapi untuk yang Maha hidup,,,by ustad arifin ilham
Kata kata itu yang selalu tertanam dalam hatiku...
Tak ada yang tahu kapan, dimana dan bagaimana kita akan kembali pada sang Pencipta.
Tapi yang pasti semua ingin kembali dalam keadaan baik, begitu juga aku.
Aku ingin kelak ketika aku kembali, aku dalam keadaan sebaik baik manusia, tapi bagaimana mungkin itu terjadi sampai saat ini saja aku masih dalam keadaan yang tidak menentu, aku tak tahu apa yang harus kulakukan, bagaimana, kemana?...Tuhan aku dalam keadaan kebingungan, yah benar benar seperti anak ayam kehilangan induknya, tak tahu harus bagaimana?..
Sering bertanya, tapi tak jua menemukan arti hidup yang sesungguhnya. Bagaimana ini? Jika sampai waktu ku datang dan aku masih terus saja begini? Hidup tidaklah lama, tapi aku menyia nyiakan hidup yang sebentar ini...
Tuhan aku harus bagaimana? tolong aku.....
Keadaan seperti itu mungkin saja pernah terjadi pada diri kita, atau mungkin saat ini benar benar sedang terjadi dalam diri kita, tetapi yakinlah bahwa Tuhan tidak akan membiarkan hambanya yang sedang butuh pertolongan, karena Allah maha pengasih. Tuhan mengasihi semua hamba hambanya. Hanya waktu yang akan menjawab semuanya, berdoalah dan bertawakallah kepada Allah sang pencipta, karena seluruh alam dan seluruh mahkluk yang ada..semua dalam genggamannya. Jadi jangan pernah berputus asa,,,,terus, terus dan teruslah berusaha.
Saat kau berada pada titik nol, titik dimana kau dalam keadaan tak berdaya hanya satu yang harus diingat, bahwa Tuhan selalu ada bersama kita, Tuhan tidak pernah meninggalkan kita. Jadi jangan pernah melakukan sesuatu yang jauh menyimpang dari ajaran Tuhan sang pencipta. Bertahanlah.....karena manusia adalah mahkluk yang paling lemah, bersandarlah hanya pada sang Pencipta.
Jalan hidup setiap manusia berbeda, ada yang baik, ada yang buruk, ada yang kaya, ada yang miskin, ada yang sehat, ada yang sakit, ada yang tinggi, ada yang rendah. Tetapi manusia hanyalah manusia, manusia hanyalah seorang hamba yang diciptakan oleh sang pencipta. Dan yang pasti suatu ciptaan harus mengikuti sang penciptanya, harus taat pada sang penciptanya, harus tunduk pada sang penciptanya dan harus tahu untuk apa ia diciptakan.
_________________________________________________________________________
Tuhan dengarlah nyanyian hatiku, bukankan manusia adalah mahkluk yang paling lemah, bukankah tidak ada manusia sempurna dimuka bumi ini. Jadi saat mahkluk ciptaanMu ini khilaf, melakukan salah tuntunlah untuk selalu berada dijalanMu, berilah petunjukMu, maafkanlah dosa dosa yang telah dilakukan. Dan berilah selalu kebaikan dan keberkahan dalam hidup. Agar kelak kami makhlukMu menjadi manusia sempurna yang hidup dalam JannahMu.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar